Langkah Memilih Investasi Pinjaman yang Aman


Kabar miring mengenai pendanaan pinjaman online yang terus berkembang semakin meresahkan masyarakat masa kini. Pada tanggal 2 Agustus tahun 2019 lalu, ada ribuan perusahaan pinjaman online atau fintech yang tak berizin dan belum terdaftar di OJK. OJK atau Otoritas Jasa Keuangan merupakan badan yang memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan di bidang keuangan. Sudah menjadi hal wajib bagi perusahaan fintech untuk mengajukan dirinya sebagai salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan OJK.

Jika perusahaan fintech tidak terdaftar dan mendapatkan izin dari pihak OJK, perusahaan tersebut merupakan perusahaan ilegal yang keamanannya belum terjamin. Atas banyaknya perusahaan fintech yang belum terdaftar di OJK, sudah menjadi hal yang wajar jika banyak masyarakat yang merasa resah akibat perusahaan fintech yang belum terdaftar tersebut. Pihak OJK sendiri telah melakukan pembekuan terhadap perusahaan fintech yang belum terdaftar.

Langkah Memilih Investasi Pinjaman yang Aman

Perusahaan filtech ilegal memiliki ciri-ciri yang cukup jelas. Nama perusahaan yang belum terdaftar dan tidak jelas menjadi salah satu ciri yang dimiliki oleh perusahaan fintech ilegal. Tidak hanya nama perusahaan yang tidak jelas, perusahaan fintech ilegal juga tidak memiliki kejelasan akan denda dan informasi akan bunga yang harus ditanggung oleh peminjam. Tidak hanya informasi akan identitas perusahaan yang kurang jelas, beberapa perusahaan fintech bahkan kerap melakukan penghinaan, teror, informasi investasi pinjaman yang merugikan dan pencemaran nama baik pihak tertentu.

Hal tersebut tentunya akan merugikan bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan perusahaan fintech ilegal. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat diharapkan berperan aktif dan jeli ketika memilih perusahaan fintech yang aman. Untuk mendapatkan perusahaan fintech yang amand an terpercaya, simak penjelasan mengenai langkah yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam memilih perusahaan fintech di bawah ini:

  1. Perusahaan fintech yang diawasi dan terdaftar di OJK menjadi salah satu langkah tepat yang masyarakat lakukan ketika akan menggunakan jasa perusahaan fintech. Di dalam melakukan kinerjanya, OJK akan merilis nama-nama perusahaan fintech yang terdaftar dan nama perusahaan yang belum terdaftar. Dari nama-nama perusahaan fintech yang telah dirilis oleh pihak OJK, masyarakat dapat mengetahui perusahaan fintech mana yang menjadi tujuan investasi atau pengajuan pinjaman online.
  2. Perusahaan fintech yang memiliki alamat dan identitas perusahaan dengan jelas merupakan jenis perusahaan fintech yang layak untuk dipilih. Dengan identitas perusahaan fintech yang jelas, masyarakat tidak perlu ragu untuk mengandalkan perusahaan fintech ketika berinvestasi atau melakukan pengajuan pinjaman. Guna mengetahui kebenaran akan alamat dan identitas perusahaan fintech, masyarakat dapat mengandalkan mesin pencari.
  3. Keberadaan layanan pengaduan konsumen menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat yang ingin menemukan perusahaan fintech yang aman dan tepat. Dengan layanan pengaduan yang dimiliki oleh perusahaan fintech, masyarakat dapat melayangan pengaduan apabila mendapatkan layanan yang kurang memuaskan.

Selain langkah memilih perusahaan fintech yang aman di atas, investasi pinjaman online tidak boleh diakses melalui ponsel. Akses aplikasi hanya dapat dilakukan untuk kamera, lokasi dan suara saja. Untuk pinjaman online sendiri, pihak OJK melarang melakukannya dengan menggunakan aplikasi ponsel. Selama melakukan pinjaman kepada masyarakat, perusahaan fintech akan melakukan seleksi yang ketat. Setiap peminjam akan mengikuti tes dan harus menunggu beberapa waktu sebelum perusahaan fintech memutuskan untuk melakukan pinjaman online atau tidak. Untuk investor, verifikasi berkas dapat ditunggu selama dua hari.

Perbedaan Mobil Eropa dan Amerika


Perbedaan Mobil Eropa dan Amerika

Kendaraan menjadi sebuah kebutuhan penting dewasa ini bagi masyarakat. Alat transportasi ini berfungsi sebagai sarana dalam menunjang mobilitas atau perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu yang banyak digunakan adalah mobil.

Kendaraan roda empat ini sudah masuk ke Indonesia di era penjajahan kolonial Belanda. Mobil banyak digunakan untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis (alat distribusi) yang efektif. Di Indonesia saat ini mobil lebih banyak berasal dari Eropadan Amerika seperti ChevroletTrax. Berikut ini beberapa perbedaan mobil Eropa dan Amerika yang bisa Anda ketahui.

1.     Harga Yang Berbeda
Perbedaan yang cukup terlihat dari mobil asal pabrikan Eropa dan Amerika salah satunya dalam segi harga jual. Kendaraan roda empat dari Eropa (kebanyakan dari Jerman) memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan mobil asal Negeri Paman Sam (sebutan Amerika Serikat). Selain itu, memang produk asal Eropa lebih mengedepankan kemewahan.

Faktor lain Akibat tingginya harga jual produk mobil asal Benua Biru ini karena nilai tukar mata uang Eropa (Euro) yang tinggi. Apalagi jika dikomparasikan dengan mata uang Indonesia. Saat ini, nilai tukar Rupiah dengan Dolar Amerika berada di kisaran harga 14.000/DolarUS. Sedangkan untuk mata uang Eropa berkisar 20.000/Euro.

2.     Aspek Kualitas Mobil
Selain itu, kualitas juga faktor penting perbedaan ini. Produk mobil Amerika lebih menekankan pada aspek performa mesin. Sedangkan produk mobil Eropa, kualitas ditekankan dalam segi interior dan desain mobil yang elegan dan dinamis. Sehingga tidak heran, fitur mobil Eropa lebih lengkap daripada mobil Amerika maupun produsen lain di berbagai negara.
Mobil asal Amerika memiliki ketahanan mesin yang kuat. Tidak perlu heran jika mesin mobil dari Negara Adidaya ini bertahan puluhan bahkan ratusan tahun. Suspensi dan akselerasi mobil menjadi daya tarik produk Amerika jika dikomparasikan dengan merek mobil asal Eropa.

3.     Penggunaan Bahan Bakar
Untuk melihat perbedaan satu produk dengan lainnya, cara lain yang bisa dilakukan yakni dengan melihat konsumsi bahan bakar. Dalam dunia otomotif, produk mobil yang beredar di Indonesia lebih dari 80 persen dikuasai oleh produk Asia. Hal ini tentu tidak terlepas dari penggunaan bahan bakar untuk menggerakkan mobil.

Mobil Amerika dikenal memiliki tingkat keborosan paling tinggi di dunia. Seperti yang telah dijelaskan, Mobil dari pabrikan Paman Sam ini lebih menekankan dalam aspek performa mesin. Sehingga bahan bakar yang diperlukan juga akan lebih besar pula untuk menggerakkan turbin yang mempunyai beban tinggi.

Untuk mobil dari Eropa sendiri, meskipun terkenal sebagai mobil mewah, namun punya daya serap (konsumsi) bahan bakar minyak yang lebih rendah daripada mobil Amerika. Mobil ini lebih cocok dipakai untuk perjalanan pendek ataupun jauh. Bahan bakar kebanyakan menggunakan bio diesel, sehingga lebih awet dan ramah lingkungan.

4.     Tampilan Atau Desain Mobil
Jika ditanya tentang mobil asal Amerika, sebagian besar pecinta kendaraan roda empat menyimpulkan gaya retro atau vintage. Keunikan mobil Amerika dibandingkan dengan produk dari pabrikan lain di dunia memang terlihat dalam tampilan mobil yang bisa dikatakan “nyentrik”.

Untuk mobil asal Eropa sendiri, desain mobil umumnya berbentuk ceper yang panjang. Namun jangan ditanyakan fasilitas yang dimiliki. Sebagai Pioneer produk mobil mewah, pabrikan asal Benua Biru ini memberikan sentuhan modern, elegan, dan futuristik pada setiap serinya.